Spiritual of wired


Nothing in the world can take the place of persistence. Talent will not; nothing is more common than unsucessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelicts. Persistence and determination alone are omnipotent!

| Home | Download | Blogger | Personal | Free Hosting |

Wednesday, February 01, 2006


Feel so sorry 4 all d users in d wired, I have decided not to typing again
with my two bananas ( Banana = 5 fingers ) on my Navi's ( Navi =
Notebook or Laptop ), so THE END of Spiritual of Wired.  Well
may be this is the right decision and I'll not reconsider again, but maybe this
isun the end of spiritual, so prepare with a New site of Spiritual. Btw, It will
takes a long time so dun be over waiting G_G...just let it go...well I'll be
going now ^^ Btw, 4 all da n00bs ( n00b = Newbie ) welcome to the
Spiritual of Wired ^0^ Gonna miss u all here in d wired ( Wired = Maya
World ) well then...Take care !!! Isun a banana oil yo !!! ( banana oil =
nonsense ) v(",)v Gbu always users n Thanks yah !!! Thanks to Jesus Lord too ^^
Amen ^^ Sayonara !!!

Come 'n Visit http://saisanwstreet.blogspot.com

 Posted by Picasa


Friday, January 20, 2006


Aiya...aiya...the end of Spiritual of Wired v(",)v dun b upset n blablabla yo just chill out oketa ('_') I will be returning back soon or perhaps never come back yo ^0^ so Gbu all & take care 4 all the users in the wired ^0^ n Thx 4 all da readers in da wired ^0^ Aiya...welcome 4 all d n00b ^_^ happy reading n00bs ^0^ LOL...dat's all !!! au revoir !!! Posted by Picasa


Wednesday, January 11, 2006


Tiada sesuatu yang abadi di dalam kehidupan ini !

Perubahan terjadi setiap saat, seperti matahari yang tiba -
tiba tertutup awan hitam sehingga dunia menjadi gelap.  Hujan yang deraspun
tiba - tiba dapat terhenti dan langit kembali menjadi terang.  Bahkan
perubahan yang paling hebat dapat saja setiap saat terjadi dengan tiba - tiba,
yaitu kalau kematian datang menjemput.  Orang yang selalu waspada akan
memiliki kebijaksanaan untuk menerima segala sesuatu yang terjadi sebagai suatu
kewajaran, sebagai suatu hal yang sudah semestinya terjadi, karena itu tidak
akan mengguncangkan batinnya.  Bahkan kematianpun yang datang menjemput
akan diterima dengan ikhlas, pasrah dan mulut tersenyum karena maklum bahwa dia
tidak berdaya, tidak berkuasa, hanya menjadi anak wayang saja yang harus tunduk
dan patuh terhadap peraturan yang dijalankan oleh Sang Sutradara

Dijadikan pemegang peran apapun tidak penting, biar
dijadikan raja atau pengemis, orang kaya atau orang miskin, pintar atau bodoh,
sehat atau berpenyakitan.  Tidak mengeluh kalau memegang peran rendah,
tidak berlebihan gaya kalau memegang peran mulia, karena yang penting adalah
menghayati peran itu, memainkan peran yang dipegangnya sebaik mungkin. 
Memegang peran apapun juga, baik yang menang atau kalah, yang tinggi atau yang
rendah, yang kaya atau miskin, pintar atau bodoh, kesemuanya itu hanya untuk
sementara saja dan semua akan berakhir sama, yaitu tamatnya cerita atau kematian
.
 
Karena maklum bahwa segala sesuatu, yang baik maupun yang buruk, tidak abadi,
bahwa kehidupan sebagai roda, maka tidak akan mengeluh selagi berada
di bawah dan tidak akan sombong selagi berada di atas. 
Demikianlah
seorang yang bijaksana
...........................................................

 Posted by Picasa


Tuesday, January 10, 2006


Pets are bestest friend forever ^0^ Thx Rumba & Manis ^0^ ^0^ ^0^ IOU a lot 4 the happiness...from both of u I always remember ^0^ ^0^ ^0^ Thx Jesus Lord ^0^ Posted by Picasa



Binatang Sahabatku juga kita semua (sepenggal kisah hidupku)

Saya adalah anak yang sangat nakal yang sangat kesepian, dari
kecil saya sudah dicap sebagai anak yang aneh, kedua orang tuaku terlalu sibuk
untuk mencari uang sedangkan saya hidup selalu sendirian dengan tidak memiliki
apapun yang dapat kujadikan pegangan hidup untuk diriku di lingkunganku, saya
sudah harus bisa mandiri tapi tetap dengan pemikiran anak kecil yang sok dewasa. 
Tempat bermain favoritku waktu kecil ada 3 tempat, yaitu : Pohon, Rel kereta api,
dan Genteng.  Ya, itulah tempat bermain favoritku, saya selalu bermain
sendirian, suka melakukan observasi lingkungan di tempat kuberada, mengumpulkan
sesuatu terutama sedotan, batu kerikil, koin kuno dan karet (tidak tahu kenapa
^_^)  selalu bermain ke tempat yang jauh dan berusaha untuk menghafal jalan
yang kutelusuri, terkadang suka melihat, menilai karakter orang - orang di
sekitarku dan terkadang mengikuti tingkah laku dan sifat mereka.

Tapi semenjak Mini halim (seekor anjing kampung bewarna hitam)
milik Pamanku, saya entah kenapa tertarik untuk mengenal sosok seekor anjing (anjing
pertama yang kulihat pertama kali dalam kehidupanku di masa kecil), Anjing itu
melahirkan 5 ekor, 2 warna hitam, 1 putih, 1 coklat dan 1 belang.  Otomatis
kasih namanya si hitam, si belang, si putih dan si coklat sedangkan anjing
terakhir kulihat berbeda dengan anak anjing lainnya, saya lalu memohon kepada
pamanku untuk memberikan anjing itu kepadaku, akhirnya anjing itu sah menjadi
milikku, kuberi nama Rumba.


Rumba adalah anjing jantan bewarna hitam kelam, sejak kecil (TK)
sampai kelas 2 SD dia selalu bersamaku, menemaniku, melindungiku.  Saya
suka sekali memanjat pohon dan si Rumba juga suka walau tidak bisa setinggi saya
tempat saya nangkring selalu di atas dan Dewi sahabat bermainku waktu kecil di
urutan ke-2 dan Rumba di urutan ke-3, sepertinya Rumba berusaha untuk
melindungiku dan selalu melolong untuk memintaku segera turun (takut jatuh
sepertinya) sayalah yang selalu bilang agar Rumba jangan naik pohon, karena
anjing tidak pandai memanjat pohon dan itu bahaya sekali ^_^ kalau saya tidak
apa - apa ^0^ well, anjing itu menurut saja dan dia menunggu di bawah sambil
duduk sambil melihat ke atas, menunggu sampai saya turun.  Rumba adalah
anjing pelindung yang setia dan merupakan sahabatku.

Setiap saya pulang sekolah Rumba selalu hadir untuk menyambut,
pernah dia menjemputku dan selalu jika saya bermain keluar, Rumba selalu ikut
dan tidak ada teman yang berani mengganggu karena ada Rumba (jika tidak ada,
yang pasti saya diganggu oleh anak - anak yang badannya lebih besar, saya selalu
didorong dan dilukai berkesan seperti di cerita Nobita yang selalu diganggu jika
ada Doraemon pasti aman ^_^), Rumba sudah sering menolongku, anjing ini
sebelumnya dilarang tinggal tapi saya bersikeras untuk selalu menjaga, merawat
dan melindungi Rumba, tapi apa dayaku akhirnya hanya sampai bertahan sampai di
kelas 2 SD saja. Orang tuaku tidak setuju anjing itu terus menetap dan pada
akhirnya tiba - tiba waktu aku pulang dari sekolah aku melihat Rumba ditarik -
tarik dengan tali, ia dipaksa oleh seseorang yang tidak kukenal, saya langsung
mengambil tali itu kemudian Ayahku keluar dan berkata anjing itu harus diberikan
pada orang itu karena sudah dibeli.  Lalu orang itu mengambil tali itu
dengan paksa, saya mengamuk dan sedih terus memanggil Rumba dan memohon pada
Ayah, Ayah juga menahanku, akhirnya Rumba dinaikkan ke atas mobil (mobil semacam
truk barang yang tidak memiliki atap)  Rumba diikat dan Rumba melolong
terus dan saya melihat air mata Rumba (Anjing itu menangis untuk pertama kalinya,
dan pertama kalinya saya tahu bahwa seekor anjing bisa menangis) Saya menangis
dan memohon dan pada akhirnya truk itu jalan saya terus lari, saya gigit tangan
Ayah saya kemudian berlari mengejar truk itu, tapi apa dayaku kemudian saya
balik ke rumah, saya ambil sepeda kemudian langsung mengejar, Rumba tetap
melolong dan terus melolong, akhirnya yang pasti aku tidak sanggup mengejar
sepeda lawan mobil gitu loch T_T

Saya kehilangan jejak dan itu berarti kehilangan sahabat dan
sayapun sendirian lagi (ini kejadian di Kelapa Molek 7, Dewi sahabat bermainku
di Duren Sawit)  Saya kesepian lagi, saya selama seminggu mencari Rumba
dengan sepedaku yang kunamakan Belalang Tempur (saya suka film kamen rider black
alias Satria Baja Hitam), saya menemukan anjing yang mirip sekali dengan Rumba
dan saya hampir mengira itu Rumba tapi bukan karena karakternya tidak seperti
Rumba dan dia tidak mengenali saya. pada akhirnya selama seminggu saya sedih dan
kemudian saya melihat seekor kucing yang sangat bagus dan lucu.  Itu
pertemuan dengan seekor kucing yang dinamakan Manis oleh Tante Jane tetangga
depan rumahku.  Saya tidak tahu mengenai kucing itu dan tidak tahu siapa
pemilik kucing itu serta siapa tetangga di depan rumahku.  Yang saya tahu,
kucing itu kucing liar dan tidak ada pemiliknya serta bagus, karena saya masih
sangat kecil, masih pemikiran sempit tanpa pikir panjang saya meminta saudara
sepupu saya yang datang untuk menangkap kucing itu dengan kardus.

Kucing itu tertangkap oleh Saudara sepupuku. Kucing itu
ngamuk ingin keluar dan pada saat itu, Tante Jane memanggil manis dan kucing itu
mengeong keras sekali akhirnya ketahuan sama Tante Jane, lalu Tante Jane marah
^_^ Itulah perkenalanku dengan Manis dan Tante Jane ^0^ Tante Jane minta saya
untuk melepaskan kucing itu kemudian Tante Jane memintaku untuk datang ke
rumahnya jika ada waktu senggang.  Saya datang ke rumahnya lalu disanalah
saya melihat banyak sekali kucing peliharaan berkeliaran di rumah Tante Jane dan
ada anjing serta ikan pula tapi semuanya akur ^_^  Tante Jane orangnya
sangat baik sekali, dia tidak memiliki anak juga cucu dia hidup sendirian,
suaminya meninggalkannya karena ia tidak bisa memiliki keturunan.  Tante
Jane terbilang sudah berumur tapi dia tidak merasa kesepian, saya selalu melihat
ia senang dengan teman - temannya yaitu binatang di sekitarnya. Tante Jane suka
mengajariku tentang kehidupan seputar binatang dan banyak hal yang ia ajari dan
sudah kuanggap sebagai Orang tua angkatku karena Orang tuaku terlalu sibuk
dengan pekerjaannya ^_^ Btw, saya tetap tertarik dengan kucing bernama Manis,
lalu Tante Jane memanggil Manis, saya berusaha untuk mendekati Manis dan
berusaha untuk membuat kucing itu nyaman dan saling kenal dan mungkin saja
kucing itu tertarik dengan saya nantinya ^_^

Tante Jane tahu saya suka pada Manis, tapi Tante Jane bilang
kucing itu sudah ada yang minta ternyata Ketua gank saya yang bernama Richard. 
Tapi kata Tante Jane asalkan kamu bisa mencuri hatinya dan memahami
perasaan dan menjadi 1 kalian tidak akan dapat terpisahkan.  Binatang lebih
peka soal perasaan dan lebih memahami orang yang disayanginya daripada manusia,
oleh karena itu binatang merupakan sahabat kita
Karena
walaupun ia tidak bisa berkomunikasi dengan kita, binatang bisa memahami kita
dan menerima diri kita apa adanya
.  Selama berbulan - bulan saya
berusaha untuk mencuri hati Manis agar ia mau dekat dengan saya,  Suatu
hari ada kejadian dyang menimpa Manis, ia terkena sesuatu yang membuat kakinya
terluka, lalu saya menolongnya dari benda yang membuat ia luka dan mengobatinya
ke rumah ^0^ berhasil juga saya menggiringnya ke rumah saya secara diam - diam
tapi pasti.  Saya mulai merawat Manis sampai sembuh.  Dan memberi
makan secara diam - diam karena kalau sampai ketahuan orang tua pasti diusir. 
Kucing itu sembuh pada hari ke - 3 malam terakhir Manis tidur disitu, saya
berkata Manis mungkin saya tidak dapat memilikimu tapi saya berharap bisa
bersahabat denganmu karena saya sangat menyukai kucing sepertimu (kucing yang
lain daripada yang lain, kucing yang sangat manis, dengan bulu yang sangat indah
3 warna yang serasi yaitu : Putih (paling mendomininasi, hitam di kepala dan
ekor serta coklat tua yang berbentuk elips) dan keesokan paginya kucing itu
hilang tapi di samping tempat tidurnya (di kardus) ada seekor tikus besar yang
mati, wah saya bingung apa maksudnya lalu kemudian menanyakan pada Tante Jane
bahwa kata Tante Jane itu menandakan terima kasih.  Binatang tahu
balas budi dan Tante Jane pernah berkata bahwa Anjing dan kucing tidak akan
melupakan baik budi seseorang seumur hidupnya yang telah merawatnya dengan baik

Manis memberiku 4 ekor tikus selama 3 hari, hari pertama 1 tikus besar, hari
kedua 2 ekor tikus dan hari ke-3 1 ekor tikus.

Kucing itu sekarang mulai dekat denganku semakin hari dan
Manis juga tidak terlalu dekat dengan Richard, Manis lebih memilihku semakin
lama saya mengenal Manis dan bersahabat dengannya.  Saya suka menidurkan
Manis di pangkuanku dan menyanyikan lagu yang kukarang - karang sendiri (yang
penting kucing itu suka), Manis suka berada di mobil dan genteng sama sepertiku
hehe, di mobil manis suka tidur - tiduran, saya juga pernah tidur di atas mobil
di depannya, sambil melihat bintang di langit, Orang tuaku belum pulang. 
Saya cuma berdua dengan Manis.

Manis kucing yang hebat, saya kagum waktu melihat kucing ini
melawan seekor anjing Herder dan Dalmatian, saya melihat aksi kucing betina ini
2x dan menang bo!!!  Kucing itu bisa menang melawan anjing yang lebih besar
daripada tubuhnya.  Wah, kalau mengingat kejadian itu sungguh terkesima
dibuatnya.  Ebad bet dech ^0^

Saya hanya bisa bersama Manis hanya sampai kelas 5 SD saja,
karena saya harus pindah rumah,  Manis sepertinya tahu kalau saya akan
pindah dan anehnya kucing itu sedih dan hanya mengeong yang suaranya tidak
seperti biasanya lalu diam kemudian memandangku dengan sedih.  Kucing itu
tidak mau keluar dari rumah pas pindahan,  saya ingin sekali membawanya
tapi tidak bisa kareana ortu melarang, apalagi yang waktu kejadian pernah
ketahuan Orang tuaku marah besar.  Kucing itu suka mencuri makanan yang
sudah menjadi jatahku ya tapi paling aku cuma bilang Manis kamu mengambil ikanku,
kadang supku kau minum tapi ya sudahlah aku makan apa adanya ^_^' saya sudah
terlalu sayang pada Manis.  Sayapun juga suka berbuat kesalahan padanya
paling sering injak ekornya secara tidak sengaja tapi ia tidak mencakar cuma
mengeong keras hehe ^_^ lalu kemudian saya minta maaf dan Manis ngambek tapi
abis itu dia baekan lagi ^0^

Manis dan saya sudah menjadi 1 hati, kucing ini juga
merupakan kucing pelindung peganti Rumba secara tidak langsung ia pernah
menolongku Ebad dech cakarannya itu membuat orang itu kabur.  Saya pernah
hampir membunuh Manis gara - gara itu, karena orang itu adalah temanku tapi saya
melihat parah sekali sampai mukanya banyak darah terkena cakaran maut, sayapun
tidak habis pikir Manis itu menolongku kenapa saya lalu memukulnya dengan sapu
dan anehnya lagi setiap saya panggil lagi kucing itu tetap menhampiriku lalu
kupukul kemudian ia kabur lalu keesokan paginya saya bertemu Manis ia berada
dalam pot bunga yang besar dan pada saat itu saya langsung mengambil batu bata
dan lalu mengangkatnya kemudian anehnya kucing itu melihat saya sambil duduk
kemudian ia berbaring dan mengeong sekali kemudian tutup mata ia tiduran seperti
gaya kucing mati, ia terlihat pasrah, seperti mengatakan secara tidak langsung
saya mungkin melakukan kesalahan besar yang tidak dapat dimaafkan olehmu,
bunuhlah saya jika itu yang majikan inginkan. saya langsung menghentikannya
kemudian saya langsung memeluknya dan berkata Manis maafkan aku, maafkan dan
terima kasih sudah mempercayaiku selama ini sampai sekarang ini, aku bodoh benar
- benar bodoh tidak melihat kebenaran bahwa kamu cuma ingin menolongku dari
temanku kamu bukan kucing jahat.  Manis lalu mengeong di pelukanku anehnya
aku juga merasakan dan melihat air mata yang menetes dari matanya. 

Semenjak kejadian itu saya dan Manis lebih memahami 1 sama
lain, sampai akhirnya pindahan (dilanjutkan yang tadi) Saya berjanji pada Manis
bahwa saya akan menjemputnya, saya akan berusaha terus memohon pada Ayah dan Ibu
untuk mengijinkan untuk membawamu dan memeliharamu.  Saya kemudian ke
tempat Tante Jane dan minta untuk agar Tante Jane merawat Manis memberi makan
dan minum karena Tante Jane adalah majikannya yang pertama kemudian saya juga
berkata pada Richard untuk merawatnya dia adalah majikan ke-2 dan saya hanyalah
ke-3.  Selama 3 bulan saya memohon dan akhirnya dibolehkan ^0^ ^0^ ^0^ saya
langsung menuju kesana, saya langsung turun dari mobil, padahal mobil itu belum
berhenti.  Saya saking senangnya ingin bertemu dengan Manis, kemudian saya
teriak MANIS...MANIS ini aku MANIS biasanya jika saya panggil Manis pasti ada
bunyi suara genteng lalu turun (Manis selalu yang menyambutku jika aku pulang
dari sekolah dan menemani saat kesendirianku) tapi ini kok aneh, tidak ada suara
apapun sampai aku lari ke ujung meneriakkan nama Manis, akhirnya Tante Jane
keluar kemudian ada Koko Edom dan Koko Eric datang menyambutku, Tante Jane
berkata bahwa Manis sudah pergi jauh, Manis sudah berada di dalam tanah. 
Saya bingung??? Karena saya tidak mengetahui kematian dan saya tidak pernah
melihat sesuatu yang hidup dikubur. Saya lalu bertanya Ngapain Manis di dalam
tanah??? sungguh bodoh anak seperti saya ini >_<

 Kemudian Ko Edom dan Ko Eric mengajakku ke suatu tempat
di dekat kali dan di situ ia menunjukkan tanah tempat Manis berada, kemudian
saya tambah bingung kenapa Manis berada disitu saya memanggilnya keluar tapi
tidak mau keluar kemudian Kedua koko itu bilang bahwa Manis sudah mati itu
artinya ia tidak hidup seperti kita dia sudah tidak dapat bergerak dan bernafas
serta mengeong lagi dia tertidur untuk selamanya. Kemudian saya langsung
menangis keras kemudian saya berlari menuju rumah Tante Jane, kemudian berkata
Tante Jane kenapa Manis mati, kenapa Tante Jane tidak merawat Manis??? Tante
Jane bilang saya dan Richard juga teman - temanmu  sudah berusaha untuk
membujuk Manis untuk makan serta minum tapi dia tidak mau makan dan minum
walaupun dipaksa ia tetap berada dia atas lampu rumahmu (di batasan setiap rumah
kan ada pembatas, Manis nongkrong disitu di dekat lampu depan) terus menunggumu. 
>_< kenapa ??? T_T T_T T_T kenapa kucing itu bodoh sekali padahal bukannya sama
saja bahwa Tante Jane yang memberi makan, Tante Jane bilang ia hanya ingin
diberi makan dan minum olehmu, Tante Jane tidak bisa apa - apa sampai kemudian
kucing itu kurus dan mati di atas dekat dengan lampu. Ia menunggu dengan setia
sampai pada kematiannya yang malang.

Kemudian aku menangis dan meneriakkan Manis sampai aku pulang
dan sampai rumah aku selalu berkata dalam hati, manis kenapa kenapa bisa terjadi
begini, padahal saya sudah berjanji untuk menjemputmu kenapa kamu berbuat sampai
seperti itu memang membuatku terharu dengan perbuatanmu tapi kau membuatku
sangat sedih dan bodoh sekali T_T T_T T_T. Sampai sekarang saya terkadang suka
sedih jika mengingatnya, saya selalu mengenangnya di dalam hati saya dan
kemudian saya tersenyum mengenai kenangan indah baik suka maupun duka saya
merasakan kebahagian yang sesungguhnya, yaitu sungguh sangat beruntungnya aku
bisa mengenal binatang hebat seperti mereka ^0^ Ya itu kejadian yang sudah lama
berlalu, sepenggal kisahku di waktu Aku kecil dengan binatang sahabatku ^_^
Semuanya terima kasih !!! Terima kasih tak terhingga untuk semua yang Kau
berikan Tuhan. Amen

 Posted by Picasa


Monday, January 09, 2006

Menerima Sinar Matahari Yang Sama

Memang demikian kenyataannya dalam diri kita manusia di dunia
ini.  Kita yang beragama selalu kejangkitan penyakit yang
sama, yaitu menganggap diri sendiri bersih dan baik, menganggap diri sendiri
sebagai kekasih - kekasih Tuhan akan tetapi memandang orang atau golongan lain
seperti melihat orang - orang yang kotor penuh dosa dan dikutuk atau dimusuhi
Tuhan !
  Betapa kotornya pandangan seperti ini dan jelas bukan
pandangan yang bersih.

Kekuasaan Tuhan yang nampak di dunia ini sama sekali tidak
pernah membeda - bedakan antara manusia, dari bangsa atau golongan atau agama
apapun juga !
 Kasih Tuhan nampak dimana - mana, merata dan sudah
tersedia bagi manusia yang tinggal menikmatinya saja asal kita mau menyadari
akan hal itu.  Lihatlah sinar matahari yang hangat, menghidupkan, nyaman
dan menjadi sumber kehidupan segala sesuatu yang nampak di permukaan bumi. 
Bukankan sinar matahari itu satu di antara kekuasaan dan kasih sayang Tuhan ? 
Dan apakah sinar matahari itu, seperti anugerah - anugerah yang lain, membeda -
bedakan ? Sama sekali tidak. 

Baik seseorang itu pendeta yang katanya suci, maupun dia
seorang yang dianggap paling jahat, akan menerima sinar matahari yang sama
Hanya bedanya, orang yang mau membuka matanya dan sadar akan semua yang berada
diluar dirinya, akan dapat menikmati sepenuhnya kalau matahari pagi yang hangat
dan sehat memancarkan cahayanya, dan akan berteduh dengan penuh pengertian kalau
matahari menyengat terlampau keras.  Sebaliknya orang yang pikirannya
selalu keruh dan sibuk, akan lengah dan tidak mampu menikmati keindahan dan
kegunaan matahari pagi, kemudian akan mengeluh dan mengomel kalau matahari
terlalu terik.  Jelaslah, bagi kekuasaan Tuhan, bagi alam, tidak ada
bedanya diantara manusia karena disitu tidak terdapat penilaian.

Hanya penilaian yang menimbulkan pembedaan, karena penilaian
ini didasari oleh Aku yang merasakan diuntungkan dan dirugikan.  Kalau
diuntungkan, maka penilaian tentu saja condong ke arah baik sedangkan kalau
dirugikan, dinilai buruk.  Jelas bahwa penilaian bersumber kepada
ke-Akuan yang selalu mengejar kesenangan.

 Posted by Picasa


Friday, January 06, 2006

Peningkatan dan keseimbangan antara IQ + EQ + SQ = MQ

Seseorang tidak atau sulit memahami spiritual dengan benar
jika ia memiliki IQ di bawah standart, itu berarti dengan IQ di bawah standart
tanpa adanya peningkatan IQ, maka orang itu akan sulit memahami dengan benar
mengenai spiritual yang ada banyaknya penyelewengan dan kesalah pahaman dalam
melatih tingkat spiritualnya.  Karena belum sampai cara berpikirnya dan
logika serta nalarnya tidak jalan dengan IQ yang di bawah standart atau rendah
akan sulit untuk mencapai tingkat pemahaman spiritual yang tinggi atau sangat
tinggi, orang ber-IQ di atas standart, rata - rata atau tinggi lebih mudah untuk
meningkatkan SQ yang kemudian baru diikuti oleh peningkatan EQ

IQ yang ditingkatkan kemudian SQ kemudian EQ lalu digabung
menjadi ESQ untuk mencapai keseimbangan antara EQ dan SQ. Setelah digabungkan
antara IQ + EQ + SQ maka akan tercipta MQ dalam arti lebih cenderung pada
peningkatan SQ.  Setelah semuanya seimbang, hanya SQ yang ditingkatkan
lebih dalam, IQ dan EQ sudah seimbang, tinggal peningkatan lebih dalam lagi
mengenai SQ = MQ

IQ >>> SQ >>> EQ >>> ESQ >>> IESQ >>> SQ = MQ itulah
urutan yang terbaik. Maka akan tercapai yang disebut keselarasan untuk
mencapai di luar ikatan keduniawian yang semu yang hanya mengejar bayangan yang
tidak pasti tujuannya.  Ibarat burung yang terbang kemudian terperangkap
kemudian terperangkap dan terus terperangkap oleh kemelekatan keduniawian itulah
kita kebanyakan. Seperti halnya Jadilah ikan kemudian setelah menjadi ikan
milikilah pandangan seperti kura - kura dan kemudian jadilah seperti seekor naga
sesuai dengan pencapaian spiritualmu dan terbanglah ke angkasa, lepas dari ruang
dan waktu dan menjadi 1 dengan alam semesta.

 Posted by Picasa



Mengenai "Jalan Tengah"

Kebanyakan orang yang pernah mendengar mengenai jalan
tengah
yang diajarkan sang Buddha pasti tahu bahwa kita harus hidup
dalam kekinian dalam arti tidak melihat masa lalu dan tidak melihat masa
depan
. Apakah ini benar seperti itu, jika melihat perkembangan zaman
sekarang ? Apakah Hidup seperti pemikiran Lao Tze yang hidup dengan
kesederhanaan dengan TAO tanpa mengikuti perkembangan zaman pada zamannya waktu
itu, ia tetap bersifat konservatif
itupun benar ? (Cat : Kebanyakan
orang mengira bahwa Lao Tse dan Kong Hu Cu pernah bertemu, sebenarnya keterangan
itu dibuat-buat dan hanya fiktif belaka untuk tujuan prestise terhadap orangnya
dan bukunya karena Kong Hu Cu berada pada abad 551 SM - 479 SM sedangkan Lao Tse
sekitar abad 4 SM)

Yang menjadi pertanyaan : Apakah tidak boleh melihat ke
masa lalu dan tidak boleh melihat ke masa depan haruskah melihat hanya pada masa
kini saja ? Apakah kita harus bersifat konservatif tidak bersifat dinamis ?
Hidup dalam kesederhanaan TAO seperti yang diajarkan Lao Tse ?
  Seperti
kebanyakan yang dinasehatkan bahwa hidup dalam kekinian itu yang terbaik melihat
ke masa lalu dan melihat ke depan itu tidak baik dan tidak berguna hanya
menimbulkan keresahan atau kegelisahan dan tidak akan mendapatkan kedamaian.

Sebenarnya jika kita tidak mengetahui masa lalu dan tidak
mengetahui masa depan bagaimana ada kekinian ? Kita tidak harus meninggalkan
masa lalu tetapi kita tidak boleh terikat dengan masa lalu dan hidup terlalu
dalam masa lalu sama seperti masa depan, kita boleh melihat masa depan asalkan
tidak terikat dengan masa depan itu sendiri juga hidup terlalu dalam dalam mimpi
yang belum terjadi harus bangun dan melakukannya setelah ada gambaran. 
Yang terpenting tidak ekstrem ke kiri juga tidak ekstrem ke kanan. Melihat ke
belakang itu perlu terkadang dan melihat ke depan itu perlu terkadang asalkan
kita dapat menempatkan dengan kekinian secara tepat
.  Seperti halnya
menyebrang jalan kita harus melihat kadang ke kiri dan kadang ke kanan, tapi
kita tetap harus lurus ke depan untuk sampai pada tujuan yang berada di seberang. 
Masa kita terus melihat ke kiri atau melihat ke kanan terus dan tidak melihat ke
depan ?  Kapan sampainya ? dan jika hanya melihat ke depan tanpa liat kiri
dan kanan yang berarti saya yang penting nyebrang ? Mau mati konyol sih ya tidak
apa - apa sih, nyebrang ke tempat lain.  Kecuali anda merasa orang yang
sangat beruntung dan berharap keajaiban dan biasanya keajaiban itu datang di
detik - detik yang menentukan, bahwa pasti anda selamat karena keajaiban itu
akan datang atau ada penyelamat yang datang menolong anda, whoa kepercayaan diri
yang sangat besar tapi bukannya itu anda melihat ke masa yang belum terjadi ?
Bangun dong ! Yang merasa hanya melihat masa kini atau saat ini saja (kekinian). 
Anda secara tidak sadar terkadang menyeleweng dari pemahaman anda yang bepatokan
hanya melihat kekinian saja. 

Jadi jika berpatokan dengan kekinian yang berarti saat ini,
hari ini bukan hari esok dilihat dengan perkembangan zaman sekarang ini,
dapatkah manusia itu menjadi bijaksana seperti orang - orang bijaksana yang
lahir pada zaman itu ?
Jawabannya tidak mungkin, kita harus berani berubah
sesuai dengan perkembangan zaman, tidak selalu ajaran orang yang sudah mati itu
benar justru ajaran orang yang masih hidup masih bisa dipertanyakan kepada yang
masih hidup kita harus memahami mana yang benar melalui kesadaran dalam diri
kita masing - masing, karena dia adalah dia dan aku adalah aku, aku berbeda
dengan dia tidak bisa disamakan dengan kebijakan yang ia peroleh di zamannya
karena zamannya berbeda dengan kita, jika kita mempelajari ajaran yang sudah
mati bukankah kita mempelajari ajaran dari masa lalu ? Bukankah kita harus hidup
dalam kekinian ? Kita semua bisa menjadi seperti mereka tapi dengan jalan yang
sesuai dengan diri kita masing - masing, justru menciptakan ajaran yang baru
dari yang lama kita kembangkan terus menerus sampai batasan maksimal,
walaupun di atas langit ada langit tetap ada batasan maksimal hanya kita tidak
tahu sampai mana batasan maksimal itu sampai kita menyadari dan melihat serta
mengalaminya sendiri kemampuan kita.  Apakah ada yang melebihi Tuhan (Alam
Semesta) ? Dia-lah batasan maksimal itu yang kita ketahui dan kita sadari
sekarang.  Dapatkah kita mencapainya atau melebihinya batasan maksimal itu
?

Jadi kesimpulannya adalah kekinian untuk pemahaman orang
zaman kita adalah merupakan titian dari masa lalu dan masa depan karena keduanya
sangat diperlukan.  Jadi kita boleh melihat masa lalu, mengenang masa lalu
tapi jangan bersifat ekstrem juga boleh melihat masa depan walau sulit
diprediksi kebenarannya tapi yang namanya melihat gambaran masa depan memang
seperti itu asalkan tidak bersifat ekstrem.  Jadi tidak ada salahnya
melihat masa lalu dan masa depan, mereka yang berkata bahwa kita harus hidup
dalam kekinian dan janganlah melihat masa lalu dan janganlah melihat ke depan
hanya melihat saat ini saja itu tidak sepenuhnya benar
.  Jadi ada
saatnya kita melihat masa lalu tapi tidak hidup di masa lalu dan ada saatnya
kita melihat ke depan tapi tidak hidup di masa depan tapi kita kembangkan dalam
kekinian dengan tepat dan benar. 

Bersifatlah dinamis karena kita hidup di zaman ini bukan
zaman orang - orang bijak dulu, itu berarti kita harus bersifat kekinian
dinamis
yang benar bukan ? Pandangan mengarah belakang, cenderung tengah dan
depan baru mendapatkan kesempurnaan dan rasa aman dan damai sesungguhnya. 
Belajar dari pengalaman lalu untuk kekinian dan dari kekinian itu untuk masa
depan yang berarti semua saling berkaitan tapi dapat dipisahkan. masa kini untuk
hari esok dan masa kini yang berlalu menjadi menjadi masa lalu dan hari esok
tersebut menjadi masa kini.

Hati - hati dengan pikiran kalian masing - masing mengenai
pemahaman kekinian dinamis karena itu dapat menyesatkan kalian yang
berada hanya pada pemahaman kekinian saja.  Kesadaran tinggi ada
pada dalam diri setiap orang yang menyadarinya.

 Posted by Picasa


Tuesday, January 03, 2006


Olala...how can I be up here, I can climb up but, cun climb down, what should I do ? Hey I can see a good fresh mambonie fish up here on the table, next to the fried chicken lol, gee so yummy, maybe I'll jump approach the coach then go on the table yup that's 4 sure, OO...shien's coming...my master...pliz dun eat that fish! U r a vegan now remember !!! Nah I hate it but what's in my mind 0_0, miaw...miaw...help me...I'm up here !!! T_T bye bye free mambo fish (_ _")  Posted by Picasa



Antara ayam dan telur mana duluan yang keluar ?

Pembicaraan mengenai ayam dan telur sebenarnya sudah lama
sekali diperdebatkan dan bagi semua orang yang pernah mendengar pertanyaan bodoh
ini yang dikatakan sebagai ultimate question challenge, pasti menganggapnya
sudah basi atau sudah tidak zamannya lagi untuk dibicarakan. Tapi saya lihat,
dengar, dan survei sana sini baik di dunia nyata maupun maya orang - orang
kebanyakan masih belum mendapatkan jawaban yang pasti yang ada masih merasa
bingung antara ayam dan telur mana duluan yang keluar, walaupun mereka
menganggap sudah tidak zamannya lagi, tapi masih terngiang di kepala mereka dan
kebanyakan masih bertanya - tanya dengan jawabannya.  Yang pasti mereka
tidak terlalu bingung dengan pertanyaan tapi bingung dengan jawaban, padahal
jawabannya itu sudah terjawab dalam pertanyaan itu sendiri.

Ada yang bilang "ayam duluan, soalnya Tuhan menciptakan ayam
bukan telur" Yang lain berkata "Telur dulu, jika tidak ada telur bagaimana bisa
ada ayam?" lalu dijawab "Jika tidak ada ayam, bagaimana bisa terdapat telur?"
hahaha, sebenarnya mereka tidak salah, mau ayam duluan ya silahkan, mau
telur duluan ya silahkan saja, tak perlu diributkan mana duluan yang keluar. 
Dua - duanya benar, asalkan ayam itu dapat bertelur dan telur itu menjadi ayam,
jika telur itu tidak dierami yang ada malah jadi telur busuk atau masuk ke
freezer atau digoreng jadi telur mata sapi, dll. Jika ayam itu jantan mana bisa
bertelur, harus ada ayam betina dan jantan yang mengawini si ayam betina, kalau
si ayam betina itu mandul maka tidak akan terdapat telur, dll. Jika tidak
terbentuk ayam tidak terdapat telur dan jika tidak terbentuk telur dan menetas
harus ayam tidak akan terdapat ayam
. Tidak mungkin ayam bertelur lalu
kemudian yang menetas cicak kan hehehe ? Permasalahan mengenai ayam dan telur
juga boleh bebek dan telur, ular dan telur, buaya dan telur, dll tidak perlu
berpedoman pada ayam dan telur, boleh juga sepeda jika digenjot roda depan atau
roda belakang yang mana duluan jalan? roda depan atau roda belakang, yang mana
duluan tidak masalah, roda depan boleh duluan atau roda belakang duluan atau
berbarengan.  Untuk apa memperdebatkan sesuatu yang tiada habisnya ? Hal
itu sama sekali tidak berguna, masih banyak hal lain yang perlu diurusi daripada
pertanyaan itu. Lagipula semua itu sesuai dengan prinsip Yin dan Yang < TAO >
bahwa semuanya terikat, terkait dan tidak bisa dilepaskan atau dipisahkan 1 sama
lain, ada orang kaya ada orang miskin, ada rakyat juga ada pemerintah, ada manis
ada pahit, ada yang bodoh ada yang pintar, ada pria ada wanita, ada ayah ada ibu,
tinggi dan rendah, keras dan lunak, dll.

Coba anda pahami betul - betul, jika anda paham maka anda
mengerti lebih dalam lagi di luar masalah ayam dan telur anda sudah lebih dari
itu.  Artinya anda sudah mencapai tingkatan yang lebih daripada pertanyaan
konyol seperti itu.

 Posted by Picasa


Spiritual Of Wired

___________________________

***Time In DKI Jakarta***

___________________________

 

___________________________

Chi Trova Un Amico Trova Un Tesoro << One Who finds a friend finds a treasure >>

___________________________


___________________________

March 2004 April 2004 May 2004 June 2004 July 2004 August 2004 September 2004 October 2004 November 2004 December 2004 January 2005 February 2005 March 2005 April 2005 May 2005 June 2005 July 2005 August 2005 September 2005 October 2005 November 2005 December 2005 January 2006 February 2006

VIA.Must Read It

* Perasaan Kesepian
* Seminar Pengetahuan Tentang Kesehatan
* Sejarah Etnis China & Islam
* SQ ( Spiritual Quotient )
* Satan Church
* Indigo
* Spirit World
* Rahasia Aborsi
* Gula Pasir Pemanis Yang Membawa Penyakit
* All About Zodiac

___________________________

Kang-Ta

Virus Kang-Ta

psikologi

online
Counter
sum visitor
Free Tell A Friend from Bravenet.com Free Tell A Friend from Bravenet.com

___________________________