terinspirasi soal kebahagiaan dari jurnal Deppii & Sherly
g jadi pengen jelasin agi soal kebahagiaan mengenai hidup sebagai seorang
pelajar seumur hidup serta kesukesan seseorang juga sahabat yg menunjang
kebahagiaan!
Sebenarnya rata-rata orang tua kita tidak tahu apa itu sebenarnya kebahagiaan
sejati & kesuksesan bagi anak2nya. Anak2 mereka disuruh belajar dan
belajar, les ini les itu dan sebagainya dengan iming2 "mo pintar ga? mo sukses
ga? mo kaya ga? klo ga mo berusaha jadi org pintar dr sekarang kapan jadi
orang! (papa-mama memang sekarang aku bukan orang yach? kambing? kuda?
hehe)pokoke uang jgn disia-siakan u/ pendidikan tinggi! blablabla dan sebagainya!"
sebenarnya tujuan yang namanya belajar itu atau kuliah juga apapun pendidikan
itu mungkin dari luar ataupun dalam tujuan sebenarnya adalah penyempurnaan
karakter dan konsep berpikir! bukan u/ mendapatkan ijasah, kepintaran,
senang2, sikap, kreativitas walaupun itu benar tapi masih ada kebenaran yg lebih
tinggi lagi dan lebih luas! seperti halnya makna cinta yg luas adalah cinta
sesama antar umat manusia di dunia bukan secara khusus yg hanya 2 insan manusia
saja! jadi ditekankan yg lebih luas maknanya!
Coba anda pernah gak bertemu sama orang yg pendidikan tinggi? apa benar ia
memiliki intelektualitas yg tinggi yg dimaksudkan sikap, kretivitas, kepintaran?
Ada contoh konkret soal pendidikan tinggi : dulu waktu g pernah ke MKG bareng
temen2 g, g pernah salah omong soal segmentasi ( g ngomongnya sementasi ^_^)
pada saat g omong sementasi salah satu tmn g yg berpendidikan tinggi (S2) malah
bilang: SALAH, bukan itu yg bener tuch segmentasi! NACH KENA LO!!! dari
situ da dilihat bahwa pendidikan dia boleh tinggi tapi etika dan perilakunya
jelek! lalu g coba agi ama tmn g yg lain, kali ini g omongin soal penyakit susah
tidur g bilang Amnesia ^_^ mestinya yg bener khn Insomnia hehe. lalu pas g
bilang Amnesia, dia bilang " maksudnya insomnia." lalu pada tmn itu juga g
ngomong soal prostitusi (tapi g omong protistusi )lalu dia berkata "iya tuch agi
gembar gembornya prostitusi khn prostitusi mang bener-bener parah yach ?!" pada
saat g ulang agi kesalahan g die tetap berkata " kayaknya klo prostitusi
blablabla" die tetep buat g sadar akan kesalahan g dlm berkata ( lembut agi & ga
bikin malu ama tmn2 ) nach dari situ g akhirnya g tau mana orang yg tau dari
tujuan pendidikan! padahal yg 1 tingkat pendidikan cuma sampai SMU sedangkan yg
satu S2, nach mana yg lebih berpendidikan?
soal uang yg diberikan ortu u/ pendidikan kita, kita memang harus mengikuti
bukan? jgn disia-siakan dan ingat jgn terlalu memaksakan diri!!! JGN TERLALU
MEMAKSAKAN DIRI!!! kalian harus tau sampai mana kemampuan kalian, jikalau
kalian menganggap kemampuan kalian tanpa batas yach terserah dech! yg ada kayak
temen g di IBII, perempuan umur 19 tahun (nama tdk disebutkan) dia sudah
meniggal pada tahun 2004 karena apa? dia terlalu memaksakan diri u/ mendapatkan
nilai bagus & nilai IPK yg tinggi....u/ apa? yach u/ Orang Tuanya yg sudah
membayar mahal u/ kuliahnya! so dia belajar sampai lupa mengurus diri tidak
menjaga kesehatan yg ada lupa makan, tidur, kemudian terima kabar klo dia
masuk rumah sakit! terkena kanker darah??? kok bisa? padahal ga ada penyakit
turunan! semuanya karena sebab dan akibat! dia tidak menjaga stamina tubuh,
terlalu mengejar u/ mencapai kesuksesan u/ lulus dengan gemilang yg ada stress!
timbul dech & dateng penyakit2 karena daya tahan tubuhnya yg lemah! akhirnya
juga ia meninggal! Kemauan keras boleh aza tapi harus tau waktunya! jgn terlalu
memaksakan diri u/ belajar & mengejar kesuksesan! skrg ini byk org hanya dr
penampilan palsu belaka padahal mereka sebenarnya miskin (mayoritas). Memang
isi buku bagus dilihat dari sampulnya??? ingat soal kekayaan bersih!
ingat kekayaan itu berati : apa yg kita kumpulkan bukan apa yg kita belanjakan!!!
lihat para akuntan, manajer, dokter, pengacara, arsitek (status luarnya) mereka
boleh aza menampakkan kesuksesan mereka dari luar dan kekayaan mereka, tetapi
mereka akan sadar pada saat umur mereka di atas 50 tahun,
mereka akan sadar makna dari kebahagiaan sesungguhnya bukan dari status,
kekayaan, penampilan, kesuksesan seperti itu bukanlah kesuksesan sebenarnya yg
merupakan kebahagiaan sejati yg didapat! bagaimana cara mendapatkan
kebahagiaan & kesuksesan sejati? hanya dari kesadaran manusia itu sendiri yg
didukung o/ tujuan dari pendidikan yg sebenarnya dan fondasi dari IQ+EQ+SQ=MQ.
u/ belajar caranya seperti air yg dituangkan di cangkir, jika penuh & trus
diisi yg ada keluar trus! maka sebaiknya kosongkan terlebih dahulu cangkir
tersebut agar dapat diisi lagi! ini bisa diibaratkan dgn otak kita, jika
kita belajar klo isi otak kita da penuh oleh pelajaran sebelumnya, maka harus
kita kosongkan dulu agar pelajaran lain dapat masuk ke dlm otak kita.
hal lain yg mendukung kebahagiaan selain keluarga, kesuksesan, dll tergantung
pemikiran! adalah sahabat (bagiku)
Apakah sahabat yang baik itu? Bagaimana sebenarnya ciri-ciri sahabat
yg baik itu? Hmm...(ikutin gaya MM), menurut pengamatan, walaupun byk yg akan
menangis denganmu tapi tak banyak yang dengan tulus mau bersukacita
denganmu. Karena itu, sahabat yang baik, menurut hemat g adalah seorang
sahabat yang bisa ikut menikmati keberhasilanmu tanpa harus cemburu, seseorang
yang bisa berkata, "Hebat Kau bisa melakukannya sekali lagi, bahkan lebih baik
lagi, kalau saja kau mau," dan dia mengatakan itu dengan tulus. Tak ada
hal yg lebih merusak persahabatan daripada nasib yang berbeda; yang satu
berhasil & yg lain gagal. Bahkan persahabatan yang paling erat sekalipun (pernikahan
= org dulu bilang perkawinan, zaman skrg klo omong kawin konotasinya buruk so
ganti ke nikah hehe sama seperti halnya org dulu kebanyakan kawin dulu baru
karir, sekarang zaman berubah dinamis oi jadi karir dulu baru nikah) tak akan
mampu menenggang perbedaan seperti itu. Karena itu tidak heran, kalau kita
melihat banyak persahabatan menjadi luntur karena perbedaan yang terjadi di
antara kedua belah pihak.
Seseorang yg memiliki karakter yg baik, yg mempunyai rasa humor & harga diri
juga keberanian & keyakinan, adalah sahabat yg harus dicari & dipertahankan.
Kita sering mendengar org berkata, "Jika kau bisa mengandalkan sahabat lebih
daripada mengandalkan tanganmu, maka kau beruntung." (klo bole g tambahin, "Dan
hal itu masih jauh lebih menguntungkan kendatipun misalnya 2 jari tanganmu itu
terpotong.")
Apakah yg membuat persahabatan langgeng? Hmmm, g tdk tahu secara pasti, tapi
persahabatan bisa langgeng bila di kedua belah pihak ada selera yg sama.
Umumnya mereka menyukai atau tidak menyukai hal yg sama. Tampaknya di
antara mereka juga terdapat suatu ciri-ciri kepribadian yg sama, terutama dlm
nilai-nilai hidup yg fundamental seperti kejujuran, ketulusan, loyalitas &
keterandalan. Apakah yg satu menyenangi Mozart & yg lain menyenangi Rock;
itu bukan persoalan. Yg lebih penting adalah apakah mereka sama-sama
saling percaya, saling senang & saling simpati, saling kritik & saling puji.
Tidak byk orang2 dgn ciri seperti itu yg kau temui. Tapi bila kau
menemukannya, peganglah dia erat-erat, sebab sahabat yg baik adalah harta
yg langka.
Memulai & memelihara persahabatan menuntut kerelaan u/ lebih dahulu mendekat,
pengertian, saling menelpon atw saling mengundang makan 2 bulan sekali.
Persahabatan yg baik perlu dipelihara. Sama seperti pagar sewaktu-waktu
perlu diperiksa & dirawat agar binatang peliharaan tdk keluar, maka persahabatan
juga perlu diperiksa & dirawat agar pihak-pihak yg terlibat tdk keluar.
Membina persahabatan adalah suatu hal penting dalam hidup. Masih banyak
orang yg menarik, gembira & pintar dlm dunia ini. Kau memang tidak mungkin
bertemu mereka semua. Tapi saya harap kau mau meluangkan waktu untuk
bertemu dengan mereka sebanyak mungkin. Saya selalu bisa menikmati
percakapan dengan seorang kawan baru & mendengar pendapatnya mengenai kehidupan
ini.
Apakah saya menyetujui pendapat itu atau tidak; itu bukan persoalan. jika
saya menaruh hormat terhadap seorang teman maka saya juga menaruh hormat
terhadap pandangannya & mengharapkan teman itu juga melakukan hal yg sebaliknya
Tukar pikiran yg hidup akan mempertajam perasaan, menggali potensi otak yg
tersembunyi & di atas segalanya, memberi semangat terhadap hidup kami
masing-masing.
Sayang kita tidak bertemu dengan Samuel Johnson, karena ia hidup di abad
ke-18. Tapi walaupun demikian, kita bisa melakukan persahabatan dengannya
melalui tulisan-tulisannya. Ia memiliki pandangan yg hebat mengenal
kehidupan & manusia. Terbukti dr tulisan-tulisannya.
Umurnya mencapai 75 tahun, jauh di atas umur rata2 pada masa itu. Dan
percaya atw tdk dengan sikapnya yg jernih terhadap kehidupan & kemanusiaan itu
merupakan faktor yg membuat umurnya panjang. Dan percaya atw tdk bahwa ia
menikmati hidupnya di dunia ini jauh dari yg kita nikmati. 2 tahun sebelum
kematianny ia menulis : Membiarkan persahabatan mati karena kurangnya
perhatian & mendiamkannya jelas tidak bijaksana. Ini berarti dengan
sengaja kita membuang 1 hal yg sebenarnya bisa merupakan hiburan dalam
perjalanan hidup yang meletihkan ini.
Dalam hidup ini kau pasti akan memiliki persahabatan yg mendalam. Kini
saja kau telah memiliki teman-teman yg selalu siap manakala kau membutuhkannya,
tempatmu mencurahkan kebanggaan & keluhanmu. Harapan, semoga kau bisa
menjaga ikatan ini dari segala faktor, situasi dan waktu. Bisnis, keluarga,
hobi, apalagi teman adalah payung satu-satunya yg kita butuhkan di hari hujan;
dan "matahari persetujuan" satu-satunya yg kita perlukan di saat sukacita datang
melanda.