
Mengenai Persahabatan
Temanku pernah berkata bahwa ia memiliki 2 komponen untuk
suatu pershabatan, dan 2 komponen itu memiliki arti penting dalam persahabatan
dan baginya itu sudah lebih dari cukup. 2 komponen itu : KEBERSAMAAN & PERHATIAN
Disinilah aku mulai memahami bahwa arti persahabatan baginya
hanyalah adanya kebersamaan yang berarti saling bertemu (face to face) &
perhatian dalam arti memperhatikan keadaan teman akrabnya saja (sahabat),
menurut pendapatku 2 komponen itu mungkin dapat membangun suatu persahabatan
pada awalnya saja tapi untuk persahabatan yang utuh (awet yang berarti bertahan
lama) itu sulit sekali. Ia tidak menyadari bahwa 1 faktor yang paling
penting dalam suatu persahabatan, baik dalam membangun & menjalin suatu
persahabatan yang utuh adalah Komunikasi yang baik dalam arti persahabatan
yang menjalin komunikasi antar pihak 1 dengan pihak-pihak lainnya, dengan adanya
komunikasi yang baik suatu persahabatan itu akan menjadi utuh, karena kita jadi
saling mengenal 1 sama lainnya, mengenal lebih dalam orang itu & mungkin
mengenal lebih dalam daripada orang itu sendiri, karena kita mengetahui siapa
dirinya dan apa kelebihan serta kekurangannya. Komunikasi yang baik
dapat dilakukan secara verbal & nonverbal, baik secara langsung maupun tidak
langsung. Karena ada sebagian orang yang memiliki sifat pendiam & ada
yang tidak memiliki kemampuan untuk berbicara & mendengar (tuna wicara, tuna
rungu, dan sebagainya)
Percuma jika kebersamaan & perhatian tanpa adanya komunikasi
yang baik. buktinya waktu bersama teman-teman saya pergi ke Arta Gading
saja pada diam semua (salah 1 kasus), komunikasi yang kurang dan berkesan hambar
sekali, kebersamaan & perhatian itu tidak berarti sama sekali ^_^ sedih rasanya
(saya yang bawel saja, lebih banyak diam soalnya cape sendiri). Ingat banget
tuch waktu makan di Paparon Pizza (kalau tidak salah, karena ini pertama kali
ikut makan di sana, saya biasanya di Pizza Hut) yang ada cuma makan dengan
komunikasi yang kurang sreg 1 sama lainnya. Padahal kita itu ber-7
semestinya ber-8, tapi sepertinya ia sudah merasa jauh (makanya tidak ikut).
Kebersamaan & Perhatian seperti itu mungkin ia menyadari tidaklah dapat membuat
suatu persahabatan yang benar-benar suatu persahabatan.
Memang banyak sekali hal untuk membangun suatu
persahabatan seperti kepercayaan, integritas, karakter, banyaknya persamaan,
memiliki 2 telinga untuk mendengar (pendengar yang baik), memiliki hati yang mau
memahami, 2 tangan yang siap menolong, dan sebagainya. Tapi fondasi
terpenting adalah komunikasi yang baik. Walau kebersamaan & perhatian
kurang tapi komunikasi tetap berjalan walau melalui telepon, e-mail, dan
sebagainya (tidak ada kebersamaan yang ada kebersamaan & perhatian yang berada
dalam "hati" itulah yang terpenting sahabat kita selalu ada dalam hati kita)
dijamin persahabatan itu akan utuh. Marilah berkomunikasi yang baik dengan
siapapun juga, karena kita adalah manusia sosial dan mereka semua adalah sahabat
kita. Jika terjalin komunikasi yang baik, walhasil manusia yang tadinya
berkarakter buruk dan sebagainya dengan komunikasi yang baik (bimbingan)
walhasil manusia yang memiliki kesadaran akan berubah menjadi sesuatu yang baik.
Saya sendiri dulu memiliki karakter yang buruk, tapi selama
ini saya banyak dibimbing oleh orang-orang yang memiliki komunikasi yang baik
terhadap saya dan saya sangat bersyukur dan berterima kasih banyak pada mereka
yang mau dengan sabar membimbingku ke jalan yang benar, sekarang saya sudah
mulai berani terbuka, potensi diri yang selama ini tertutup menjadi berkembang,
dan sebagainya saya jadi menyadari semuanya terhadap kekayaan duniawi, kesemuan,
kemelekatan, inti kebahagiaan, dan banyak hal lainnya. ini semua karena
mereka telah membimbingku, setelah aku mengerti semuanya akulah yang akan
menyebarangi diriku ke tepian.
Terima kasih sahabat-sahabatku yang jauh disana (mereka yang
telah membimbingku sudah banyak yang meninggal) Semoga kalian mendapatkan
kebahagiaan & kedamaian tanpa kalian mungkin saya tidak akan seperti sekarang
ini. Mereka juga sahabat sehati & sejatiku yang baik ^0^ hatiku yang dulu
tertutup, terbuka juga oleh sentuhan mereka yang dengan sabar mau berkomunikasi
baik denganku! hehe kadang ada yang galak, ramah, tegas, dan sebagainya tapi
itulah mereka, dari situ saya mulai memperhatikan manusia di sekeliling serta
kebudayaan setiap orang ^0^ senang rasanya berjodoh dengan mereka!!!
sekarang saya lagi mau belajar mimik gerakan mulut tanpa adanya suara hehe ^0^
Banyak hal yang tidak saya utarakan memang, tapi saya yakin anda sekalian pasti
mengerti maksud saya dan bisa mengembangkan dengan sendirinya, tinggal menunggu
waktu dan pengalaman yang membawa anda! Doumo Arigatou!!!
